Kriminal kemarin, dua tahanan kasus David NOAH hingga pemalak proyek

|

views

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita hukum dan kriminal menghiasi Jakarta pada Kamis (26/8) mulai dari dua orang terlapor kasus penggelapan David NOAH masih berstatus tersangka dan menjadi tahanan Kejari Jakarta Selatan, hingga berita pria pemalak di proyek pembangunan kawasan Joglo, Jakarta Barat.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Dua orang terlapor pada kasus David Noah berstatus tahanan

Polda Metro Jaya mengungkapkan dua orang yang turut dilaporkan bersama David Kurnia Albert Dorfel alias David NOAH terkait dugaan tindak penipuan dan penggelapan uang senilai Rp1,15 miliar, berstatus sebagai tersangka dan tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Polda Metro Jaya akan mediasi David NOAH dengan pelapornya

Polda Metro Jaya akan memediasi pertemuan antara musisi David Kurnia Albert Dorfel alias David NOAH dengan pelapornya berinisial LY dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp1,15 miliar.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Polsek Kembangan tangkap pria pemalak proyek pembangunan di Joglo

Polsek Kembangan menangkap seorang pria berinisial DB (48) karena diduga melakukan pemalakan kepada pengelola sebuah proyek pembangunan di kawasan Joglo, Jakarta Barat.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Polda Metro jadwalkan ulang klarifikasi Ayu Ting Ting pada 31 Agustus

Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan ulang agenda klarifikasi terhadap pedangdut Ayu Rosmalina alias Ayu Ting Ting terkait dugaan penghinaan melalui media sosial terhadap dirinya dan putrinya pada Selasa (31/8).

Berita selengkapnya klik di sini

5. Polisi lepaskan tembakan saat bekuk pemuda yang bawa psikotropika

Petugas Polres Metro Jakarta Selatan melepaskan tembakan saat membekuk dua pemuda yang diduga membawa obat jenis psikotropika di kawasan Melawai karena berusaha melarikan diri.

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Berkaitan ⇢